Selasa, 08 April 2008

Angsa Kecil

Mengapa angsa kecil..?

Ya. Aku memang seperti seekor anak angsa yang lemah tiada berdaya. Kontras sekali dengan indukku yang begitu besar tubuhnya dan nyaring suaranya.

Aku memang kecil. Namun begitu besar keinginanku untuk bisa besar seperti mereka. Menjadi lantang suaraku menantang dunia. Berani menerjang siapapun yang mengusik kehidupanku dan anak-anakku. Tetap anggun dalam bulu-bulu lembutku. Aku bisa berjalan gagah di atas tanah. Bisa berenang menyebrangi telaga. Dan akupun seorang pencinta sejati nan romantis.

Dari sekian banyak keinginanku, ada satu yang teramat ingin aku wujudkan dalam hidupku. Aku ingin belajar terbang. Walau aku tak seperkasa rajawali yang merajai langit seorang diri, aku harus bisa mengarungi angkasa menuju matahari bersama teman-teman sehati. Kesunyian dan kesendirian harus kutepis jauh-jauh. Akan kucari segala pengobat sepi dan kuhampiri saat aku merasakan kedamaian di tepi telaga kecil.

Siapapun yang merasa bisa menjadi teman sehati. Aku buka kedua sayap lebar-lebar untuk kita bersama-sama belajar terbang ke ujung dunia. Disini aku menunggu kalian, untuk bisa saling berbagi.

1 komentar:

Pacul Cicipilah mengatakan...

pindah ngeneh ya kang? sing sijine deneng di removed apa?